BERDIRI: 1900
ALAMAT: SÄBENER STRASSE 51, 81547 MÜNCHEN GERMANY
TELEPON: +49 (0) 89 6993 10
FAKSIMILE: +49 (0) 89 6441 65
SURAT ELEKTRONIK: INFO@FCBAYERN.DE
LAMAN RESMI: HTTP://WWW.FCBAYERN.DE
KETUA: ULI HOENESS
DIREKTUR: CHRISTIAN NERLINGER
STADION: ALLIANZ ARENA
Sejarah Singkat
Bayern Muenchen sebelumnya adalah klub olahraga bernama MTV 1879. Saat klub itu melarang anggota pemain sepakbolanya bergabung dengan federasi sepakbola Jerman (DFB), 11 anggota menanggalkan status dari MTV 1879 dan membentuk FC Bayern Muenchen.
Nama itu sendiri secara harfiah sebenarnya menunjukkan asal wilayah mereka yang jika dialihbahasakan ke Inggris menjadi Bavaria Munich. Di Jerman, nama Bayern Muenchen yang dipakai, tapi publik internasional terbiasa menyebutnya dengan Bayern Munich.
Sebelum era Bundesliga, Bayern terbilang tim tangguh di kompetisi regional Jerman selatan. Sebelum Perang Dunia I pecah, Bayern menjuarai Kreisliga musim 1910-11, liga regional Bavaria pertama. Pada zaman ini, FC Nuremberg menjadi rival terberat Bayern. Antara 1920-an dan 1930-an, Nuremberg lebih sukses dengan merengkuh gelar juara lima kali pada dekade 20-an. Pertemuan keduanya disebut derby Bavaria.
Ketika Bundesliga dibentuk 1963, hanya lima tim dari Oberliga — divisi satu wilayah selatan liga Jerman saat itu — yang diizinkan berkompetisi. Bayern masuk kriteria karena bertengger di tiga besar klasemen akhir Oberliga. Tapi karena DFB mensyaratkan satu kota hanya dapat diwakili satu tim, Bayern harus mengalah kepada rival sekota TSV 1860 Muenchen, tim juara Oberliga saat itu.
Bayern promosi dua musim kemudian ke Bundesliga dan memulai sejarah kesuksesan mereka melalui para pemain muda, yaitu “poros” Sepp Maier, Franz Beckenbauer, dan Gerd Muller.
Kini, seperti umumnya klub lain di Eropa, Bayern juga memiliki cabang olahraga lain, seperti basket, bowling, catur, senam, bola tangan, tenis meja, wasit, hingga sepakbola senior.
22 kali juara Bundesliga (1931/32, 1968/69, 1971/72, 1972/73, 1973/74, 1979/80, 1980/81, 1984/85, 1985/86, 1986/87, 1988/89, 1989/90, 1993/94, 1996/97, 1998/99, 1999/2000, 2000/01, 2002/03, 2004/05, 2005/06, 2007/08, 2009/10)
15 kali juara DFB-Pokal (1957, 1966, 1967, 1969, 1971, 1982, 1984, 1986, 1998, 2000, 2003, 2005, 2006, 2008, 2010)
6 kali juara DFB Liga-Pokal (1997, 1998, 1999, 2000, 2004, 2007)
4 kali juara DFB-Supercup (1982, 1987, 1990, 2010)
4 kali juara Piala Eropa / Liga Champions (1974, 1975, 1976, 2001)
1 kali juara Piala Winners (1967)
1 kali juara Piala UEFA (1996)
2 kali juara Piala Interkontinental FIFA / Piala Dunia Antarklub (1976, 2001)
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan, dalam kasus ambruknya jembatan Mahakam II di Kutai Kartanegara (Kukar), pihak yang paling bertanggungjawab adalah kontraktor yang membangun jembatan tersebut. Sebab, jembatan yang dibangun dan baru berusia sekitar 10 tahun itu masih dalam masa pengawasan dan pemeliharaan pihak kontraktor.
“Masa pakai jembatan itu kan sekitar 50 tahun. sementara jembatan itu baru berusia sekitar 10 tahun. Jadi, saya kira itu masih dalam kondisi tanggungjawab kontraktornya,” tegas Marzuki di Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selasa (29/11).
Lebih lanjut Marzuki meminta Komisi V DPR melakukan pengawasan dan investigasi atas ambruknya jembatan tersebut. Penyebab abruknya jembatan itu dan seluruh pihak yang mesti bertangungjawab harus terungkap.
“Saya kira kasus ini perlu di ungkap tuntas lewat investigasi yang dibentuk, guna menyelidikan kasus ambruknya jembatan di Kukar itu,” tegasnya.
Marzuki mengatakan, ambruknya jembatan itu bisa jadi terkait buruknya kualitas konstruksi jembatan itu atau mekanisme perawatannya yang tidak memenuhi syarat.
“Tanggungjawab konstruksi masih oleh kontraktornya, termasuk perawatannya sebagai garansi,” tegasnya.
Namun menurut Marzuki, ambruknya jembatan Kukar yang baru bersia 10 tahun itu tampak aneh. Pasalnya, jembatan Ampera di Sumetera Selatan yang dibangun pada 45 tahun lalu itu saja masih tampak berdiri kokoh, dan belum banyak mengalmi kerusakan.
“Sehingga ini menjadi tanda tanya, terkait semua aspek yang melingkupi jembatan yang ambruk di Kukar itu, bagaimana proses pengerjaan jembatan itu sebenarnya, termasuk konsultan dan desainya. Termasuk soal selingnya yang putus. Meragukan, jangan-jangan selingnya tidak memenuhi spesikasi untuk daya dukung jembatan itu,” pungkasnya.
(sumber : detik.com)
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Mesuji, Lampung dan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan dinilai karena pengkhianatan pemerintah pada Undang-Undang Nomor 5/1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.
Ketua Umum Serikat Petani Indonesia, Henry Saragih, Kamis (22/12) mengatakan sejak Orde Baru semangat UU Pokok Agraria dihabisi.
Pemerintah kemudian menerbitkan sejumlah paket undang-undang yang memihak kepentingan pemodal besar dan sistem kapitalisme. Di antaranya adalah Undang-Undang Nomor 1/1967 tentang Penanaman Modal Asing dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kehutanan yang terus berlanjut dengan penerbitan undang-undang lain dengan nafas serupa hingga era reformasi.
Pada era Orde Baru, penerbitan undang-undang itu lantas dipadukan dengan program transmigrasi dan Perkebunan Inti Rakyat dengan skema lahan inti dan plasma bagi masyarakat, kata Henry yang juga Koordinator Umum Gerakan Petani Internasional (La Via Campesina).
Skema tersebut, imbuh Henry, tidak kunjung berjalan di banyak tempat hingga tahun 1980an. Pada sejumlah daerah hal itu justru menjadi konflik karena PIR yang bisa diperdagangkan sebagian kalangan pejabat.
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
IT Consultan merupakan pekerjaan yang saya inginkan nati setelah lulus kuliah. IT Consulting bergerak di bidang IT yang bergelut di lapangan, seperti Technical Support Networking, di jaman sekarang sudah banyak perusahaan yang bergerak jasa Network yang beratas namakan IT Consulting dan impian saya adalah membangun sebuah perusahaan IT Consulting dari awal hingga menjadi perusahaan besar.
Read More..
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Catatan Akhir Sekolah di mulai dari persahabatan 3 orang laki-laki Agni, Alde, dan Arian siswa SMU Fajar Harapan menemukan sebuah ide untung membuat sebuah film dokumenter tentang kehidupan di sekolah mereka, mereka membongkar sebuah rahasia besar di dalam sekolah, handycam mereka di sita oleh kepala sekolah, dan tak sengaja handycam tersebut tidak di matikan sehingga terekamlah kebusukan kepala sekolah mereka. Mereka mencari cara agar bisa mengambil Handycam tersebut dan akhirnya bisa di ambil kembali handycam nya. Akhir dari novel ini, mereka menayangkan film dokumenter tersebut di acara perpisahan kelas 3, rekaman sang kepala sekolah, kejadian-kejadian hitam di dalam sekolah, kisah cinta Ray dan Alina terungkap semua di saksikan oleh para guru, siswa siswi penghuni sekolah, semua mereka rekam dalam Catatan Akhir Sekolah
Read More..
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Tidak dipungkiri lagi, perkembangan minat atas fotografi terus menanjak. Entah itu mulai dari pekerjaan atau bahkan hanya sekedar hobi motret. Tapi dalam dunia fotografi tidak hanya asal jepret, dalam dunia fotografi juga ada etikanya. Etika publikasi / kode etiknya.
Kode Etik Fotografer ( Mamuk Ismantoro.. CMIIW )
---> Etika memotret ruang publik, harus melihat situasi dan kondisi dari negara dan tempat bersangkutan, dibeberapa negara terdapat larangan untuk memotret anak kecil yang berlarian di jalan, contohnya Australia, karena sangat takut jika terjadi eksploitasi anak. Berbeda dengan di Indonesia yang bisa dengan bebas candid anak kecil.
---> Ingatlah ketika memotret orang, artinya kita memasuki area privacy orang tersebut, cobalah untuk meminta izin terlebih dahulu dan sampaikan maksud kita dalam mengambil gambar, apakah untuk komersil atau hanya sebagai dokumentasi pribadi.
---> Untuk memotret kejadian-kejadian seperti kecelakaan, bencana dan tragedi lainnya, para jurnalis biasanya memiliki akses sendiri (kode etik jurnalistik) yang diatur dalam UU no 40/1999 PERS dan KEJ -banyak pasalnya-.
---> Street foto merupakan style foto yang paling memasuki ruang publik, biasakan untuk meminta izin kepada petugas lapangan (polisi) dan sampaikan maksud kita. INGAT, jika foto tersebut merupakan foto komersil maka izin tersebut biasanya tidak GRATIS.
---> Untuk memotret ruang publik lainnya, etika jurnalistik membolehkan kita memotret rumah seseorang, kantor atau mall jika mereka terlibat dalam sebuah kasus yang layak dan berhak untuk diketahui publik. Misal layak dan berhak itu, jika sebuah institusi/orang punya masalah yg dampaknya merugikan banyak orang, seperti pencemaran limbah, untuk itu biasanya kita akan dijinkan mengambil gambar sebatas pemotretan pada kawasan yang dituju tanpa melibatkan oknum-oknum yang terkait.
Bolehkah kita menampilkan foto korban yang penuh luka, atau foto pelaku yang ususnya terburai tanpa diblur sebelumnya? Apakah etis menampilkan korban yang penuh darah? Etiskah menampilkan foto Disturbing picture ke khalayak umum?
Menurut saya, itu sama sekali nggak etis. Kalau saya jadi korban, saya nggak rela tubuh saya dijadikan komoditi, apalagi yang sedang penuh luka. Dari sisi pembaca, saya males lihatnya. Bukannya mau lihat, malah mual pengen muntah. Kalau gambarnya diblur, terutama di bagian yang penuh darah sih oke-oke saja. Tapi kalau sampai lukanya diperlihatkan, ga deh…
Menurut saya, gambar2 semacam itu memang dibutuhkan untuk suatu keperluan tertentu seperti yang dilakukan oleh para team forensik tadi, namun kalau sekarang urusannya dipamerkan di muka umum, maka kondisinya akan berbeda.
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Kasus pencurian pulsa belakangan memang marak, bahkan anggota dewan serius menangani masalah ini. Di Senayan, Rapat dengar pendapat (RDP) digelar antara PT Telkomsel dengan Panitia Kerja (Panja) Pencurian Pulsa Komisi I DPR RI.
Koordinator Forum Masyarakat Telekomunikasi Indonesia, Ahmad Hariri, mengatakan, koreksi bersama harus dilakukan terkait ramainya kasus pencurian pulsa yang menimpa pelanggan telepon seluler oleh pihak content provider (CP).
"Kami tak ingin kerugian masyarakat dibarter dengan ambisi para politisi, serta pihak-pihak terkait dalam bidang komunikasi ibarat memancing di air keruh. Mari selesaikan masalah ini untuk kepentingan publik," kata Ahmad Hariri, dalam surat elektroniknya kepada okezone, Sabtu (17/12/2011).
Kita harus melepas sekian banyak kepentingan politik yang mengikat kita terutama menyangkut kasus sedot pulsa pelanggan telpon seluler di Indonesia.
"Ini untuk memisahkan ruang kepentingan pribadi dan kelompok dengan kepentingan besar publik agar dapat menikmati manfaat dari nilai pulsa yang dibeli. Bukan zamannya lagi masyarakat dijadikan objek penderita demi politik sesaat atas nama pencurian pulsa. Dan momentumnya adalah sekarang. Sekaranglah saat yang tepat bagi pemerintah (Kemenkominfo, DPR, BRTI, Perusahaan Telekomunikasi se-Indonesia) untuk secara bersama menata ulang sistem telekomunikasi nasional demi kepentingan bersama, bukan pribadi dan kelompok apalagi kepentingan politik sesaat. Karena jika itu yang terjadi, masyarakat akan selalu menjadi pelengkap penderita," paparnya.
Ia meminta agar mengembalikan kasus pencurian pulsa kepada ranah hukum bukan menjadi urusan politik.
"Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika harus ikut bertanggung jawab melakukan transformasi informasi terkait aturan-aturan serta regulasi ke masyarakat agar seluruh informasi dapat ditangkap publik dengan benar untuk menghindari terulangnya kasus ini," ucapnya.
"Jangan jadikan Panja sebagai alat rekayasa," tukasnya.
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Di era dimana kita dihadapkan pada derasnya arus informasi dan kebudayaan asing yang masuk tanpa adanya batasan dimana kebudayaan tersebut belum tentu cocok dengan kebudayaan kita. Hal ini membuat kita seakan-akan kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia yang besar dan kaya akan adat istiadat dan kebudayaan yang kita miliki dan banggakan. Salah satu kekayaan budaya bangsa yang perlu dijaga dan dilestarikan adalah tata cara pernikahan tradisional yang antara satu daerah dengan daerah yang lain memiliki kekhasan masing-masing.
Perkawinan agung Putri bungsu Sultan Hamengkubuwono telah dilangsungkan selama empat hari mulai hari Minggu 16 Oktober 2011. Putri bungsu Sultan Hamengkubuwono ke-10 Gusti Raden Ajeng Nurastuti Wijareni yang kini bernama Gusti Kanjeng Raden (GKR) Bendoro dipersunting pria asal Lampung Ahmad Ubaidilah yang oleh pihak Kraton diberi nama baru Kanjeng Pangeran Harya (KPH) Yudonegoro. Pernikahan agung di Kraton Yogyakarta dilaksanakan lebih sebagai upaya untuk memelihara tradisi budaya Jawa yang tidak bisa begitu saja diubah.
Kirab pengantin menggunakan kereta kencana Kyai Jong Wiyat dari Kraton menuju bangsal Kepatihan di Jalan Malioboro untuk resepsi bagi para tamu undangan non VVIP. Resepsi di Kepatihan, menurut Prabukusumo adalah meneruskan tradisi yang dilakukan oleh Sultan Hamengkubuwono ke-7.
Melihat hajatan besar pada pernikahan keluarga Kraton atau juga banyak yang menyebutnya sebagai Royal Wedding ini mungkin yang ada dikebanyakan kepala kita adalah wujud glamour sebagaimana yang acapkali dipertontonkan oleh para selebritis. Namun yang terjadi di Yogyakarta kali ini justru agak berbeda, pasalnya hajatan kraton itu serasa terlihat bukan saja sebagai milik kawasan istana kerajaan, lain dari itu justru para warga juga turut berbahagia. Hal ini bisa dilihat dari sambutan antusian warga Jogja dalam berkegiatan demi menyemarakkan pun meramaikan acaranya, Pesta Rakyat itu tercipta tanpa harus dikomando dari pihak kraton pun sang penguasa.
Banyak hal-hal menarik yang dapat kita amati dan cermati dari adat istiadat pernikahan masing-masing daerah. Dari setiap adat istiadat dan tata cara pernikahan ini banyak mengandung makna-makna filosofi dari masing-masing kebudayaan, mulai dari tata cara dan aturan pernikahan, kostum dan pernak-pernik pernikahan dan banyak hal-hal lainya yang apabila kita cermati dengan seksama masing-masing memiliki makna filosofi yang sangat dalam, apalagi Royal Wedding ala Kraton Yogya tersebut.
Perkawinan adat memperlihatkan kebhinekaan dalam masyarakat Indonesia. Meskipun terdapat beragam budaya di negeri ini, masyarakat menjadi satu. Oleh karena itu, tradisi perlu diperhatikan tidak saja untuk memperkaya khazanah budaya, tetapi menunjukkan jati diri bangsa.
Kita sebagai generasi muda harus mau mempertahankan adat istiadat daerahnya masing-masing dalam pernikahannya kelak.
Sumber referensi :
http://ikanmasteri.com/archives/2625
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
setiap hari senin saat saya kuliah di kampus E UG selalu saja melihat kejadian tak sedap di depan gedung 5, kejadian parkir motor yang sangat padat, taman - taman sekitar gedung 5 pun terpaksa menjadi lahan parkir. karena bertambahnya mahasiswa di kampus yang memakai kendaraan bermotor maka sepperti ini jadinya, kita tidak bisa menyalahkan pengguna motornya, yang harus di pikirkan bagai mana kita mempunyai lahan lagi yang layak untuk di jadikan tempat parkir. seperti misal di tambah lagi 2 - 3 lantai di parkiran sebelumnya.
Read More..
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Sebuah pesawat Cassa jenis 212 diduga jatuh di sekitar hutan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), setelah beberapa menit lepas landas radar kehilangan kontak dengan pesawat yang membawa penumpang 18 orang itu. Badan Search an Rescue Nasional (Basarnas) dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Sumut) telah menurunkan personel mencari lokasi jatuhnya pesawat di daerah pegunungan yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Tenggara, NAD.
Informasi yang diperoleh mengungkapkan, pesawat kecil yang dipiloti Famal Ishak itu diketahui berangkat (take off) dari Bandara Polonia Medan pukul 07.28 WIB. Dengan membawa penumpang 14 orang dan 4 awak pesawat, semestinya sudah harus mendarat di Alas Leusur, Kutacane, Aceh Tenggara, semestinya sudah mendarat pukul 08.05 WIB.
Tapi justru radar kehilangan kontak ketika pesawa berada di atas hutan Bahorok, yang berbatasan dengan Aceh Tenggara. Kepala bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Heru Prakoso, membenarkan tim kepolisian telah diturunkan ke hutan Bahorok untuk memastikan kebenarannya.
Tapi sampai kemarin petang, tim belum dapat mengetahui kepastian lokasi dan kebenaran lokasi jatuh atau tidaknya pesawat tersebut. “Belum tahu, termasuk di hutan Langkat atau sudah masuk kawasan Aceh. Masih dicek,” katanya, kemarin (29/9).
Heru berujar, meskipun belum mengetahui kepastian mengenai kebenaran peristiwa jatuhnya pesawat tersebut, tetapi pihaknya telah melakukan beberapa persiapan untuk memberikan pertolongan. “Mungkin, akan kita turunkan personel Satuan Brimob Polda Sumut dan beberapa petugas Polsek yang kemungkinan dilintasi pesawat tersebut,” katanya.
Pihak Basarnas dilaporkan juga sudah menerjunkan timnya ke lokasi serupa. “Ada tim yang berjumlah 12 orang sudah kami terjunkan ke lapangan” kata Suhri Noster, Kepala Seksi Operasi Kantor (SAR ) I Medan.
Sejauh ini pihaknya juga belum memastikan, tentang keberadaan pesawat termasuk kepastian mengalami kecelakaan dan penyebabnya. “Yang sudah pasti, pesawat sudah kehilangan kontak,” tuturnya.
Hal yang sama juga dinyatakan Humas Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan, Firdaus. Menurut dia, pihaknya belum dapat memberikan keterangan mengenai keberadaan pesawat milik perusahaan penerbangan swasta tersebut.
“Kami juga belum mengetahui posisinya,” katanya. Sejauh yang diketahuinya, pesawat yang dimiliki PT Nusantar Buana Air (BNA) itu laik terbang dan biasa sudah menjalani rute Medan – Kutacane sekali dalam sehari.
Ketidakpastian tentang keberadaan pesawat Cassa 212 ini membuat pihak keluarga resah dan sebagian menumpahkan kerisauannya ke kantor penerbangan PT BNA di Bandara Polonia Medan. Salah seorang penumpang, Syamsidar Yusni, mengatakan dirinya bingung karena sampai sore belum mendapat informasi yang jelas tentang keluarganya yang ada di dalam pesawat. “Saya harus mencari informasi kemana?,” katanya setelah petugas di kantor PT BNA belum bisa memberi kepastian.
Adapun penumpang yang tercatat dalam manifest adalah Aisah (child), Astuti (Mrs), Suriadi (Mr), Tia Afriliani (child), dr Suhelman (Mr), dr Juli Dhaliana (Mrs), Siwa Sanbugan (Mr), Jefridin (Mr), Tirnau Kasau (Mr), Andi Raylan M Bangko (Mr), Ahmad Arif (baby), Samsidar Yusni (Mrs),Hamimatul Janah (Child),Hanif Abdilah (bayi), Famal Ishak (pilot), BUdiono (co pilot), Nico Matulessy (teknisi) dan B Soetopo (FOO).
Salah satu penumpang, dr Suhelman, adalah anggota DPRK (Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten) Aceh Tenggara, yang bersama istri dan anaknya hendak Kutacane. Salah satu kerabatnya, Wanda (25). Mendengar kabar pesawat yang ditumpangi pamannya itu tidak sampai di Kutacane setelah ditelepon keluarganya.
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Apple secara resmi mengatakan akan menggelar jumpa pers khusus di kantornya, Cupertino, California, Amerika Serikat, 4 Oktober. Dalam beberapa jam mendatang, kemungkinan besar Apple akan memperkenalkan iPhone terbaru, yang memang telah lama dinanti.
Sejumlah pihak menyebut, Apple akan meluncurkan iPhone 5. Namun, ada juga yang menyebut Apple hanya akan meluncurkan iPhone 4S, sebagai iPhone terbaru dengan harga yang lebih murah dari iPhone 4.
Sejumlah laman teknologi memang banyak membocorkan mengenai seperti apa iPhone 5 atau iPhone 4S terbaru. Seperti dikutip dari laman TechCrunch, berikut sejumlah rumor yang telah beredar mengenai iPhone terbaru.
1. Harga iPhone 4S akan lebih terjangkau?
Argumen: Bocoran yang didapat Gizmodo menyebutkan, prototipe iPhone banyak yang memperlihatkan bahan plastik, ketimbang gelas dan alumunium. Temuan ini didapatkan di Brazil.
Selain itu, Apple diperkirakan akan mengantisipasi persaingan dengan Android dan Windows Phone 7 yang menjual smartphone dengan harga jauh lebih terjangkau.
Kesimpulan: Bocoran tentang bahan plastik masih belum dapat dipercaya sumbernya. Selain itu, Apple juga sudah 15 bulan tidak meluncurkan iPhone terbaru. Tentu tugas berat bagi Apple untuk meluncurkan produk dengan sejumlah perbaikan, tapi dengan harga lebih terjangkau.
2. iPhone 5 akan muncul dengan tampilan lebih tipis?
Argumen: Sejumlah case iPhone yang lebih tipis terungkap di sejumlah laman teknologi, selama Apple mempersiapkan iPhone terbaru. Produk terbaru biasanya juga lebih tipis dari sebelumnya. Apple pun sepertinya ingin desain iPhone terbaru serupa dengan iPad.
Kesimpulan: Bantahan dari argumen itu memang sulit dilakukan. Sejauh ini, Apple juga belum pernah membuat produk yang lebih tebal atau desain sama seperti sebelumnya.
3. Layar lebih lebar?
Argumen: Layar iPhone yang hanya seukuran 3,5 inch dianggap terlalu kecil, apalagi jika dibandingkan dengan smartphone andalan Motorola, Samsung, dan LG. Selain itu, sejumlah bocoran juga memperlihatkan case yang lebih lebar dan panjang. Adapun yang lebih penting, riset memperlihatkan banyak yang berharap layar lebih besar di iPhone.
Kesimpulan: Sejumlah aplikasi mungkin akan menyesuaikan jika iPhone terbaru memperbesar layar. Tapi, Apple tidak bisa menafikan bahwa smartphone yang populer saat ini memiliki ukuran layar lebih besar dari 3,5 inch. Jika badan makin tipis, layar lebih besar tentu tidak menjadikan iPhone baru terlihat lebih besar.
4. LCD Tanpa Tepian?
Argumen: Apple selama ini dikenal melakukan banyak inovasi dan mengimlementasikannya di LCD. LCD tanpa tepi ini pun akan menjadikan 'sentuhan' tersendiri di iPhone 5.
Kesimpulan: Secara finansial, layar tanpa tepian ini berarti biaya produksi lebih besar. Selain itu, jika tanpa tepi, muncul kekhawatiran layar mudah rusak.
5. Chip Near Field Communication?
Argumen: Chip NFC diperkirakan akan menjadi masa depan chip. Sejumlah smartphone berbasis Android terbaru pun akan menggunakan chip NFC, yang juga akan sesuai dengan sistem pembayaran Google Wallet.
Kesimpulan: Teknologi NFC masih perlu banyak penyesuaian dan perbaikan. Selain itu, Apple tentu menunggu penawaran dari sejumlah perusahaan pembayaran yang menerapkan cara pembayaran seperti Google Wallet yang mengandalkan NFC. Mungkin tidak akan ada chip NFC di iPhone terbaru ini.
6. Prosesor Dual-core A5?
Argumen: Apple tentu membutuhkan CPU yang lebih cepat dalam iPhone terbarunya. iOS 5 pun akan memiliki banyak sejumlah kelebihan dengan CPU yang lebih cepat dan menggunakan dual-core.
Kesimpulan: CPU yang lebih bertenaga akan menghabiskan banyak baterai. Selain itu, Apple sepertinya masih akan menggunakan A4, seperti rumor yang akan digunakan di iPhone 4S.
7. Tombol Home baru?
Argumen: Sejumlah bocoran memperlihatkan tampilan depan iPhone terbaru, dengan case yang beda untuk tombol Home.
Kesimpulan: Sepertinya Apple tetap akan menerapkan prinsip desain "Keep It Simple, Stupid", atau desain sederhana. Tombol home baru juga akan berpengaruh terhadap apps. Sepertinya Apple akan menerapkan yang lama.
8. Kamera 8MP?
Argumen: Selama ini, Apple selalu menambah MP dalam iPhone terbaru. Sebuah foto juga memperlihatkan foto 8MP, dengan metadata dari iPhone 5.
Kesimpulan: Besaran MP tidak meningkatkan kualitas gambar. Selain itu, sensor kamera juga mengecil jika MP membesar. Tentu itu akan jadi pertimbangan Apple.
9. Dual Mode GSM/CDMA?
Argumen: iPhone terbaru akan menggunakan Qualcomm Gobi Baseband, yang bisa berjalan di GSM dan CDMA. Versi unlocked Apple juga diharapkan bisa meningkatkan penjualan iPhone terbaru.
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diam-diam sudah menyiapkan draft Naskah Akademik dan RUU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disusun melalui Sekjen DPR. Ada 10 poin yang akan dimasukkan dalam revisi UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK itu.
"Kabar yang kita dapat ternyata, wakil ketua DPR Priyo Budi Santoso dengan sudah mengirimkan surat kepada pimpinan Komisi III (hukum) DPR untuk menyusun draft naskah akademik dan RUU KPK," ujar Koordinator bidang hukum ICW, Febridiansyah, dalam jumpa pers di Kantor ICW Jl Kalibata Timur, Jakarta, Minggu (24/4/2011).
Menurut Febri, surat bernomor PW01/0054/DPR-RI/1/2001 dikirimkan Priyo pada tanggal 24 Januari 2011. Dalam surat tersebut tidak tertera jelas siapa pengusung RUU yang diklaim sebagai inisiatif DPR dan apa yang menjadi landasan filosofi dan sosiologis revisi itu.
ICW sendiri menurutnya pernah diundang secara personal untuk membahas revisi UU ini. Dari 10 poin yang disiapkan DPR tersebut, ICW melihat 8 poinnya justru melemahkan kewenangan yang dimiliki KPK.
"Kami tidak melihat ada itikad baik dari DPR untuk memperkuat KPK melalui revisi ini. Buktinya DPR belum mengakui deponeering yang dikeluarkan pada pimpinan KPK Bibit dan Chandra," katanya.
Ada pun 10 hal yang dimasukkan DPR dalam RUU KPK itu yaitu:
1. Tumpang tindih dan rebutan perkara korupsi antar institusi penegak hukum
2. Prosedur KPK melakukan penyadapan
3. Kemungkinan KPK mempunyai penyidik sendiri
4. Perwakilan KPK di daerah
5. Kewenangan menerbitkan SP3
6. Efektifitas pelaksanaan tugas KPK dan kemungkinan peninjauan ulang kewenangan KPK
7. Peningkatan fungsi pencegahan KPK
8. Pelaksanaa koordinasi dan monitoring KPK terhadap penyelenggaraan pemerintah
9. Mekanisme pergantian antar waktu pimpinan KPK
10. Efektivitas atau rencana peninjauan konsep kolektif dalam pengambilan keputusan KPK
�
ICW melihat banyak jebakan dalam poin tersebut. "Ada dua poin yang menjebak yang seolah-olah ingin memperkuat KPK, seperti kemungkinan KPK jadi penyidik tunggal korupsi dan rekruitmen penyidik sendiri. Tapi kita anggap itu hanya gula-gula politik, karena 8 poin lainnya adalah bentuk penyerangan dengan melakukan revisi itu tadi," tandasnya.
ICW meragukan niatan DPR tersebut. Menurut mereka, dari kasus yang ditangani KPK akhir-akhir ini yang banyak menjerat anggota DPR, justru memperlihatkan revisi ini sebagai bentuk ketidaknyamanan pada lembaga independen ini.
"Banyak yang terganggu dengan keberadaan KPK ini memang, bukan hanya anggota DPR yang terganggu, tapi juga di level pemerintah, seperti Ahmad Sujudi, Bachtiar Hamzah, Paskah Suzetta, Hari Sabarno," bebernya.
ICW menilai KPK memang bukan lembaga yang hebat dan nyaris tanpa kekurangan. Tetapi, jika cara menjadikan lembaga nyaris tanpa cacat dengan melakukan revisi, ICW tidak setuju.
"Kalau ada masalah itu wajarlah sebagai lembaga, masih ada kekurangan, tapi tetap kekurangan itu bukan berkiatian dengan norma dan aturan sehingga tidak perlu ada bagian UU yang harus direvisi," tandas pria lulusan UGM ini.
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Namaku Revo Rhizkia lahir di Rangkasbitung tanggal 02 Agustus tahun 1991 di lahirkan dengan selamat di atas kasur Ibu Bidan. Di beri nama Revo Rhizkia oleh bapakku karena aku lahir di bulan revolusi Indoneia. dulu aku mempunyai cita-cita sebagai seorang astronot karena aku ingin sekali merasakan menapakan kaki di bulan, tetapi cita-cita itu pudar setelah waktu berjalan karena aku pesimis orang kampung sepertiku tidak akan bisa menjadi astronot. Pernah juga aku bercita-cita menjadi seorang vokalis band, cita-cita itu aku geluti semenjak masuk SMP dan aku menjadi vokalis band sekolah sampai aku masuk SMA, akhirnya cita-cita itu pun sudah terwujud sampai sekarang, ada satu lagi cita-citaku yang belum terwujud adalah menjadi seorang ahli jaringan komputer, karena aku masih sangat awam di bidang jaringan komputer aku harus lebih giat lagi belajar dan ikut kursus, aku tertarik pada ilmu jaringan komputer karena aku suka kerja lapangan, mudah-mudahan saja cita-citaku satu ini segera terwujud.. :, dan yang paling penting satu lagi aku ingin sekali segera lulus kuliah dan mendapatkan gelar S.Kom di akhir nama belakangku, bangga rasanya jika di papan namaku di beri nama Revo Rhizkia S.kom. Setelah lulus aku ingin bekerja sebagai karyawan swasta dan mengumpulkan modal untuk membuat sebuah perusahaan Internet Service Provider, agar bisa membuka lapangan kerja bagi anak-anak lulusan SMK/SMA yang tidak melanjutkan kuliah karena keterbatasan biaya kuliah yang mahal. Setelah aku sukses nanti aku ingin sekali memberangkatkan orang tua beserta nenek ku ke Mekah agar bisa melengkapi Rukun Islam yang ke-5 yaitu Ibadah Haji. Semoga cita-cita dan harapanku di masa depan terwujud ya, mohon doanya teman-teman pembaca :) .
Read More..
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer peranan teknologi informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat.
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen (Management Information System – MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, atau perusahaan kecil. SIM dapat diterapkan pada semua tingkat atau level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas (top management), manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat bawah (lower management).
Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kendali komputer sehingga mesin tersebut dapat dikendalikan oleh pihak manajer hanya dari ruang kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung laba rugi, inventaris, dan sebagainya.
Di bidang perbankan, salah satu solusi sistem informasi perbankan telah diperkenalkan oleh perusahaan besar seperti Hewlett-Packard (HP), yang bekerja sama dengan Infosys telah memperkenalkan solusi core banking, yang disebut Finacle kepada bank-bank di Indonesia. Finacle memberikan solusi bagi bank yang ingin melakukan up-grade terhadap sistem yang telah mereka miliki. Dengan menggunakan Finacle, up-grade sistem bisa dilaksanakan dengan resiko investasi maupun kegagalan migrasi yang rendah. Ini penting bagi bank-bank agar mampu menghadapi siklus bisnis yang selalu berubah. Dengan solusi terpadu ini – berupa software dan hardware, jaringan, sistem integrasi, serta opsi consulting dan outsourcing – bank juga akan memiliki nilai tambah sehingga menjadi lebih kompetitif.
Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi kebijakan dan strategi dunia usaha perbankan yang selanjutnya lebih mendorong inovasi dan persaingan di bidang layanan terutama jasa layanan pembayaran melalui bank. Inovasi jasa layanan perbankan yang berbasis teknologi tersebut terus berkembang mengikuti pola kebutuhan nasabah bank. Transaksi perbankan berbasis elektronik, termasuk internet dan menggunakan handphone merupakan bentuk perkembangan penyedia jasa layanan bank yang memberikan peluang usaha baru bagi bank yang kerakibat pada perubahan strategi usaha perbankan, dari yang berbasis manusia (tradisional) menjadi berbasis teknologi informasi yang lebih efisien dan praktis bagi bank. Pada perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung bunga secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagianya.
Komputer juga banyak digunakan untuk proses akuntansi, melakukan analisis keuangan, neraca, laba-rugi, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang secara khusus disediakan untuk operasi akuntansi. Di bidang perhotelan komputer digunakan untuk menentukan jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih kosong. Bahkan saat ini pada penjualan pertokoan kecil, usaha kecil dan menengah (UKM), apotek dan bermacam-macam usaha kecil lainnya juga telah banyak menggunakan komputer.
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
Belakangan ini marak diberitakan kekerasan di kalangan pelajar dan mahasiswa. Mulai dari demo rusuh menentang kenaikan harga BBM, kekerasan antara pelajar putri Gank Nero. Menurut Dr. Seto Mulyadi, Psi MSi, Ketua Komnas Perlindungan Anak, semua tindakan kekerasan tersebut merupakan ekspresi perasaan-perasaan yang tertekan yang dialami selama bertahun-tahun sejak kecil.
"Mereka menghadapi lingkungan yang penuh kekerasan seperti keluarga yang dalam mendidik anak menggunakan kekerasan. Di sekolah menghadapi kurikulum yang padat, PR bertumpuk, guru yang menggunakan kekerasan. Semua itu menumpuk agresifitas dalam diri mereka,\\\" ujar Kak Seto, begitu panggilan akrabnya, kepada QB Headlines.
Paradigma Salah
Ada paradigma salah dalam mendidik anak, baik pada keluarga atau sekolah. Kak Seto menyebutkan, banyak orang yang beranggapan bahwa dengan melakukan tindakan keras seperti menjewer, memukul, mencubit, bisa menekankan disiplin pada diri anak. Padahal sama sekali tidak. Justru perilaku kekerasan itu terus berkembang di dalam diri anak tersebut, dan dianggap biasa. Alhasil, kepada temannya pun dia melakukan kekerasan serupa, atau lebih.
Bukan hanya keluarga saja, media seperti TV juga punya peran dalam membentuk kebiasaan melakukan kekerasan. "Tayangan berita berisi kekerasan seperti demonstrasi mahasiswa, demonstrasi Pilkada, film, sinetron, direkam sangat baik oleh remaja dan anak-anak. Mereka akan menganggap bahwa itu semua wajar dilakukan dan merasa layak melakukan hal serupa," kata Kak Seto.
Apakah stres yang disebabkan krisis ekonomi merupakan pembenaran bagi orang tua melakukan kekerasan pada anaknya? \\\"Tidak juga. Krisis ekonomi hanya salah satu faktor. Tapi tidak bisa dikatakan pembenaran. Sebab banyak juga selebriti atau kalangan ekonomi mampu yang juga melakukan tindak kekerasan pada anak," bantahnya.
Terbawa Sampai Dewasa
Jika tidak segera dicarikan solusinya, maka kebiasaan melakukan tindak kekerasan itu bisa terbawa hingga dewasa. Bukan tidak mungkin kelak mereka yang terbiasa dengan tindakan kekerasan sejak kecil dan remaja ini akan terus melakukan kekerasan sampai mereka menjadi orang tua dan menurunkan kepada anak-anaknya. Bisa dibayangkan generasi macam apa yang akan terbentuk di masa mendatang.
Berikut solusi untuk menekan tindak kekerasan pada anak-anak dan remaja:
* Mengubah paradigma dalam keluarga, bahwa kekerasan adalah salah satu bentuk pendidikan disiplin pada anak.
* Pemerintah harus tegas pada media, sensor pada adegan kekerasan di TV dan media lain. Komite Penyiaran Indonesia (KPI) harus lebih tajam.
* Langkah kongkret mencegah kekerasan dengan sosialisasi berupa kampanye, pidato dan talkshow bahwa tindakan kekerasan pada anak-anak harus dihentikan.
Kak Seto menyayangkan sekali pepatah yang berbunyi "di ujung rotan ada emas" yang membenarkan tindakan keras secara fisik pada anak-anak oleh orang tua dan guru.
"Jadi sebaiknya semua dimulai dari keluarga. Besarkan dan didiklah anak dengan kasih sayang, bukan kekerasan," pesannya.
0
komentar
Posted in
Label:
Tugas Bahasa Indonesia
emerintah kembali memberi perhatian terhadap penanganan luapan Lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, dengan membahasnya dalam rapat kabinet terbatas yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Dalam pengantarnya sebelum rapat, Presiden mengatakan pemerintah harus memikirkan penyelesaian luapan lumpur di Sidoarjo secara jangka menengah dan jangka panjang.
Wilayah yang terkena luapan lumpur itu, menurut Presiden, seharusnya dapat diberdayakan untuk kegiatan seperti wisata lokal, penelitian, atau pun aktivitas lainnya.
"Pekerjaan lain yang juga kita lakukan sesungguhnya adalah mengembangkan sebetulnya wilayah itu yang terkena dampak dari luapan lumpur Sidoarjo itu, sehingga bisa digunakan untuk kepentingan lainnya," ujarnya.
Selama ini, menurut Presiden, pemerintah dalam menangani luapan lumpur di Sidoarjo melalui Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) telah menempuh beberapa kebijakan guna mengatasi luapan lumpur, sekaligus mencegah terjadinya luapan lumpur baru yang pasti memberikan dampak negatif kepada masyarakat sekitar.
Selain itu, pemerintah juga telah mengusahakan ganti rugi dan kewajiban finansial lain kepada warga Sidoarjo yang menjadi korban luapan lumpur melalui mekanisme pembayaran yang dilakukan oleh PT Lapindo Brantas.
"Ketiga, adalah memastikan bahwa infrastruktur di sekitar daerah luapan lumpur itu bisa berfungsi kembali, sehingga tidak menggangu kegiatan ekonomi lokal, Sidoarjo khususnya, dan Jawa Timur pada umumnya," tutur Presiden.
Presiden pun menegaskan dalam pengantarnya bahwa penanganan luapan lumpur di Sidoarjo tidak boleh merugikan masyarakat.

