twitter

Tampilkan postingan dengan label Bahasa Pemrograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Pemrograman. Tampilkan semua postingan

COBOL singkatan dari Common Business Oriented Language. Bahasa ini dikembangkan sekitar tahun 1960 oleh suatu Grup yang bernama CODASYL (COnference on Data SYstem Languange). Hasil pengembangan dari CODASYL ini kemudian dikembangkan oleh ANSI (American National Standard Association). Bahasa COBOL ini ditujukan untuk aplikasi Komputer dibidang bisnis dan administrasi. Bahasa COBOL termasuk bahasa Aras Tinggi (high level language) sehingga COBOL ini dapat digunakan pada berbagai jenis komputer. Pemograman COBOL kebanyakan digunakan untuk komputer Mainframe.

Aturan Penulisan
Dalam setiap bahasa pemograman terdapat struktur atau aturan-aturan penulisan tertentu misalnya dalam bahasa C yang merupakan bahasa yang case sencitive (huruf besar dan huruf kecil berpengaruh), begitu pula dalam bahasa COBOL yang mempunyai aturan penulisan tertentu adalah, dan aturan penulisan tersebut adalah sebagai berikut :

* Program COBOL dapat ditulis sampai dengan kolom 80
* Kolom 1-6 adalah kolom yang disediakan untuk memberi nomor urut baris-baris perintah bilamana diperlukan. Penomoran sifatnya optional(boleh ditulis boleh tidak).
* Kolom 7 digunakan untuk :Bila kolom ini berisi karakter "-" (hypen) maka berarti
baris ini adalah sambungan dari baris diatasnya.
* Kolom 8 sampai dengan 72 disebut dengan Area A. Semua judul division, judul section, nama paagraph, judul file description (FD), khusus level 01 dan level number 77 ditulis mulai kolom ini.
* Kolom 73-80 tidak diproses oleh komputer. kolom ini dapat digunakan untuk komentar atau penjelasan program
* Setiap baris perintah COBOL harus diakhiri dengan tanda "."(titik).

Struktur Program
Setiap bahasa pemograman mempunyai stuktur program masing-masing begitu pula dengan COBOL. Dalam COBOL struktur programnya dibagi menjadi 4 bagian besar yang disebut dengan Division. Urutan dari division tersebut adalah :

IDENTIFICATION DIVISION.
ENVIRONMENT DIVISION.
DATA DIVISION.
PROCEDURE DIVISION.

Berikut penjelasan darike 4 division tersebut:

* IDENTIFICATION DIVISION.
Divisi ini berisi Informasi tentang Program, antara lain nama program, nama pembuat, tanggal dibuat, tanggal kompilasi, tingkat keamanan program, Informasi ini bersifat Optional yaitu boleh diisi atau tidak.

* ENVIRONMENT DIVISION
Divisi ini dibagi menjadi dua section yaitu CONFIGURATION SECTION dan INPUT-OUTPUT SECTION. Pada bagiab CONFIGURATION SECTION dapat diisi dengan informasi tentang komputer apa saja yang dapat digunakan untuk program.Sedangkan pada INPUT-OUTPUT SECTION menerangkan informasi tentang peralatan-peralatan yang dipergunakan untuk memproses file baik sebagai media peralatan input maupun media peralatan output.

* DATA DIVISION
Divisi ini terdiri dari beberapa section yaitu :

* FILE SECTION
FILE SECTION ini berguna untuk menjelaskan masing-masing file yang dipergunakan didalam program mengenai.

* Nama file
* Nama Record dalam file
* Ukuran panjang dan tipe dari masing-masing data item.
* Jenjang dari data item didalam record.
* WORKING STORAGE SECTION

WORKING STORAGE SECTION mempunyai sifat Optional (bisa diikutkan atau tidak ) seksi ini berguna untuk menggambarkan suatu record dan data lainnya.

* SCREEN SECTION
SCREEN SECTION digunakan untuk mendefinisikan bentuk layar tampilan untuk input ataupun untuk tampilan output.

* LINGKAGE SECTION
LINGKAGE SECTION digunakan untuk menerangkan data yang mempunyai hubungan engan dengan program yang lain. Seksi ini berguna untuk program yang memanggil program lain.

* REPORT SECTION
REPORT SECTION digunakan untuk menggambarkan bentuk dan laporan yang akan dicetak.

* PROCEDURE DIVISION.
ROCEDURE DIVISION ini bertugas untuk menunjukan prosedur dari instruksi yang mempunyai akibat secara langsung menghasilkan output yang diminta dari sejumlah input yang ada.

Read More..

PHP


Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.

Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP dirubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Tipe Data
PHP memiliki 8 (delapan) tipe data yaitu :

1. Integer
2. Double
3. Boolean
4. String
5. Object
6. Array
7. Null
8. Nill
9. Resource

Read More..

Perkembangan Fortran
Fortran Singkatan Dari FORmula TRANslator, yang merupakan bahasa tingkat tinggi dan ber-orientasi pada rumus-rumus (formula) atau ke permasalahan teknik.
Referensi pertama mengenai Fortran baru dikeluarkan dalam bentuk laporan tahun 1954 oleh Programming Research Group, suatu divisi teknik terapan dari IBM baru pada tahun 1957 diterapkan
pada komputer IBM 704.

Struktur Program Fortran :
Dibagi menjadi 5 bagian kolom dan tiap baris di dalam program dapat berisi :
1. Metacommand
2. Komentar
3. Statement
4. Sambungan dari statement baris sebelumnya

Aturan Penulisan Fortran :
1. Kolom pertama merupakan Komentar atau metacommand (C, *, $).
2. Kolom 1 sampai 5 untuk penulisan label statement berupa angka.
3. Kolom 6 untuk indikasi sambungan dari baris sebelumnya.
4. Kolom 7 sampai 72 untuk penulisan Statement FORTRAN.
5. Kolom 73 sampai 80 tidak digunakan (Untuk Komentar bebas).

Elemen Program Fortran :
1. Metacommand atau compiler directive sifatnya optional.
2. Komentar berupa tulisan bebas.
3. Statement merupakan inti yang berupa instruksi-instruksi.

Suatu statement dapat dibentuk dari elemen-elemen :
1. Konstanta 5. Verb
2. Operator 6. Unit Specifier
3. Ungkapan 7. Format Specifier
4. Nama

Konstanta :
Numerik yang terdiri dari :
Konstanta Integer (Numerik Bilangan Bulat) 2 byte berkisar antara -32767 sampai 32767 dan yang 4 byte berkisar antara -2147483647 sampai 2147483647. Kontanta Real ketepatan tunggal (Pecahan), mempunyai batasan : 8.43E-37 sampai dengan 3.37E+38 Positif -3.37E+38 sampai dengan -8.43E-37 Negatif Konstanta Real Ketepatan ganda (Pecahan), mempunyai batasan : 4.19D-307 sampai dengan 1.67D+308 Positif -1.67D+308 sampai dengan -4.19D-307 Negatif Konstanta Karakter (String) yang ditulis dalam tanda Petik. Konstanta Logika (Nilai Logika) .TRUE. .FALSE.

Operator :
Aritmatika : ** Pangkat level 1
* Kali level 2
/ Bagi level 2
+ Penjumlahan level 3
- Pengurangan level 3

Hubungan :
.LT. Lebih Kecil dari
.LE. Lebih kecil sama dengan dari
.EQ. Sama dengan
.NE. Tidak sama dengan
.GT. Lebih besar dari
.GE. Lebih besar sama dengan dari
Logika :
.NOT. Tidak atau Bukan
.AND. Dan
.OR. Atau

Read More..

Pascal adalah sebuah bahasa pemograman tempo dulu. Mungkin itu saja yang dapat
saya definiskan, karena saya yakin pembaca lebih tahu mengenai definisi lengkap dari
Pascal. Saya ingin berbagi ilmu walaupun cuma sedikit tentang pemograman dengan
Pascal.
Melalui tulisan ini, saya mencoba untuk mengulas program, prosedur dan fungsi
menarik yang bisa Anda coba dan terapkan dalam pemograman Pascal.
Beberapa yang dapat saya sampaikan, diantaranya:
1. Fungsi-fungsi String
2. Fungsi-fungsi Date
3. Fungsi-fungsi Konversi
4. Program Permainan

Fungsi - Fungsi String
a. Lower Case
Fungsi ini akan mengubah string yang diinputkan menjadi Lower Case (huruf kecil).
Ketikkan fungsi berikut ini:

FUNCTION LCASE(S:STRING):STRING;
VAR I:INTEGER;
BEGIN
FOR I:= 1 TO LENGTH(S) DO
IF (S[I] >= 'A') AND (S[I] <= 'Z') THEN
INC(S[I], 32);
LCASE := S;
END;

b. Upper Case
Fungsi ini akan mengubah string yang diinputkan menjadi Upper Case (huruf besar).
Ketikkan fungsi berikut ini:

FUNCTION UCASE(S:STRING):STRING;
VAR I:INTEGER;
BEGIN
FOR I:= 1 TO LENGTH(S) DO
IF (S[I] >= 'a') AND (S[I] <= 'z') THEN
DEC(S[I], 32);
UCASE := S;
END;

c. Proper Case
Fungsi ini akan mengubah string yang diinputkan menjadi Proper Case (huruf besar
untuk huruf awal setiap kata). Ketikkan fungsi berikut ini:

FUNCTION PCASE(S:STRING):STRING;
VAR I, J:INTEGER;
BEGIN
IF (S[1] >= 'a') AND
(S[1] <= 'z') THEN
DEC(S[1], 32);
FOR I:= 2 TO LENGTH(S) DO
IF (S[I] >= 'A') AND
(S[I] <= 'Z') THEN
INC(S[I], 32);
FOR I:= 2 TO (LENGTH(S)-1) DO
IF (S[I] = ' ') THEN
BEGIN
J := I;
IF (S[J + 1] >= 'a') AND
(S[J + 1] <= 'z') THEN
DEC(S[J + 1], 32);
END;
PCASE := S;
END;

Untuk mencoba fungsi-fungsi di atas, ketikkan program utama sebagai berikut:

{program utama}
BEGIN
CLRSCR;
WRITE(LCASE('Created By vian sastra '));
WRITE(UCASE('Created By vian sastra '));
WRITE(PCASE('Created By vian sastra '));
READLN;
END.

Tampilannya akan seperti di bawah ini
created by viansastra
CREATED BY VIANSASTRA
Created By Viansastra

Baris pertama, tiap kata ditulis dengan huruf kecil, baris ke-2 tiap kata ditulis dengan
huruf besar, dan baris ke-3, tiap kata hanya huruf awal saja yang ditulis dengan huruf
besar.

Read More..