The Temper Trap, inilah band asal Australia yang menjadikan Dougie Mandagi (vokalis) yang asli asal Manado, indonesia berhasil menyambagi 10 kota di UK dengan suara falset manadonya. Bahkan band yang beranggotakan: Dougie (indonesia) sebagai Vokalis, Lorenzo (Australia) di Gitar, Toby (Australia) di Drum dan Jonathon (Australia) di Bass berhasil mendapat kepercayaan untuk menjadikan lagu Sweet Disposition nya sebagai sountrack film Hollywood 500 DAYS OF SUMMER. Suara Dougi memang mirip-mirip dengan vokalis band Cold Play dan Saybia, tetapi gaya dari Dougie sangat mencirikan sekali orang asal ndonesia yang khas agak-agak norak. Tapi walaupun begitu dia satu-satunya atau orang pertama yang bernyanyi untuk soundtrack film hollywood.
Film 500 DAYS OF SUMMER sendiri bercerita tentang seorang lelaki bernama Tom yang bekerja sebagai penulis kartu ucapan di Los Angeles bertemu dengan sekretaris baru bosnya Summer Finn yang kemudian jatuh cinta. Namun sayang, Summer tidak percaya pada cinta sejati. Dan dari inilah kisah mereka dalam mengejar kisah cinta yang indah itu. Film 500 DAYS OF SUMMER yang dibintangi oleh Joseph Gordon-Levitt dan Zooey Deschanel ini rencananya akan mulai dirilis secara global 5 Agustus mendatang, tapi ternyata telah dirilis secara terbatas di 27 bioskop Amerika Serikat.
0
komentar
Posted in
Label:
Brand New
Istri musisi John Lennon, Yoko Ono mengaku sedih mendengar kabar pecahnya band Oasis. Ia berharap Oasis bisa berkarya bersama lagi.
Mantan vokalis Oasis, Liam Gallagher, cukup dekat dengan Yoko dan John Lennon. Ia sempat memberikan nama untuk anak laki-laki pasangan tersebut.
Kini Liam yang merupakan pemuja setia The Beatles pun tengah sibuk menggarap film biografi band yang biasa disebut juga Fabolus Four. Liam akan melukiskan kembali masa-masa kejayaan The Beatles dalam layar lebar.
"Saya cinta Oasis. Kita butuh energi positif seperti mereka. Hal itu terpancar dari musik mereka. Mudah-mudahan mereka akan mengeluarkan album lagi," ungkap Yoko dilansir Spinner, Jumat (4/6/2010).
Bukan hanya Liam yang kini bekerjasama dengan Yoko untuk membuat karya baru The Beatles. Band asal Amerika, The Flaming Lips juga menggarap ulang single Yoko dan John, 'Cambridge 1969'.
Mungkinkah Yoko berkolaborasi dengan The Flaming Lips untuk single tersebut? "Saya juga mencintai musik mereka. Apa saja dapat terjadi esok hari," tutur Yoko.
0
komentar
Posted in
Label:
Brand New
Soekamti.com awalnya adalah situs "curhat" Endank Soekamti dan para penggemarnya (Kamties). Kini 'Soekamti.com' dijadikan sebagai album keempatnya.
"Karena di sana ada musik, komunitas, radio dan juga TV," ujar Erix, sang bassis sekaligus vokalis, ketika menyambangi studio Detik.com di Jl Warung Jati Raya No 75, Jakarta Selatan, Senin (7/6/2010).
Proses penggarapan album ini memakan waktu sekitar satu bulan di Semarang dan kota mereka, Yogyakarta. Album ini mengambil jeda tiga tahun dari album sebelumnya, karena terhambat masalah label.
Kini Endank Soekamti beralih ke label Nagaswara dan albumnya akan dirilis tanggal 20 Juni mendatang. Lewat album dengan single 'Audisi' ini, Erix, Ari (drum) dan Dori (gitar, vokal) berharap bisa lebih mengumpulkan para Kamties di seluruh penjuru Indonesia.
'Nantinya kita akan bikin program baru namanya 'Lets Giving'. Kamties akan digerakkan, disadarkan untuk saling berbagi," jelas Erix.
0
komentar
Posted in
Label:
Brand New
Rocket Rockers sibuk menggarap album keempat mereka. Band asal Bandung itu pun menghidupkan kembali lagu lawas almarhum Imanez, 'Samalona' sebagai single.
Lagu tersebut adalah hits milik sang penyanyi reggae yang dirilis sekitar tahun 1990. Rocket Rockers menyukai lagu tersebut dan mereka membuat ulang dengan khasnya.
"Nantinya keuntungan dari single ini juga akan masuk ke yayasan milik Imanez," ujar Aska, vokalis Rocket Rockers ketika berbincang dengan detikhot dalam acara 'Terusik Traxkustik' di Hard Rock Cafe, Ex Plaza, Jakarta Pusat, Minggu (23/5/2010) malam.
Rencananya lagu tersebut akan di-take bulan Juni dan segera dirilis ke pasaran sebagai pembuka. Pelantun hits 'Ingin Hilang Ingatan' itu mengaku mencoba musik-musik baru yang lebih santai untuk karyanya nanti.
"Kemarin kan rata-rata keras semua. Sekarang pengen nampilin yang beda. Kemarin rusuh, perosot-perosotin celana. Sekarang mau yang lebih cozy aja," jelas pria berkacamata itu.
Sedikit unsur reggae dipastikan akan masuk dalam album ke-4 band yang digawangi Ucay (vokal/synthesizer), Aska (vokal/gitar), Lowp (gitar), Bisma (bass) dan Ozom (drum) itu. Beberapa tone sound yang biasa dipakai Rocket Rockers pun mulai berubah.
"Kita balik lagi ke era 90-an. Zamannya Soundgarden, Pearl Jam. Lebih nggak riweuh (ribet) aja. Kita mulai membiarkan nada-nada khas kita dipakai sama yang lain aja," tuturnya. (http://detik.com)

